Nikma Turrohmah —— 9 Agustus 2018 Proses kelahiran adalah sesuatu yang membahagiakan bagi seorang ibu. Kelahiran berarti bertambahnya jiwa-jiwa muda, dan harapan menuju kehidupan lebih baik. Setiap kelahiran anak dalam sebuah keluarga tentu akan diiringi doa-doa yang baik. Semangat… Continue Reading →
“ALAS PATI , AGRARIS YANG PERLAHAN MULAI TERKIKIS” Alas pati merupakan bahasa jawa dari hutan mati, maksud dari tujuan alas pati disini adalah perlahan terkikisnya alam kita khususnya di indonesia dari sektor\segi pertanian. Sudah tak asing bahwa indonesia merupakan salah… Continue Reading →
Tulisan ini saya bikin dengan mencuri waktu di sela-sela forum, menyelinap beberapa momentum untuk bisa menulis. Kerja saya seperti Setan: berupaya pandai menggali peluang untuk memasukkan partikel energi dan nilainya ke pori-pori kejiwaan manusia. Dan untuk manusia di zaman ini,… Continue Reading →
“MENUNGGU PANCASILA BERBUKA” Menjadi masyarakat Madani adalah impian, dan dengan Pancasila orang Indonesia hendak mencapainya. Namun sayangnya Pancasila hari ini adalah Pancasila yang harus kita raba lagi maknanya, kita koreksi lagi penerapannya, kita bersihkan lagi dari Jamur, tungai serta segala… Continue Reading →
“Obahe Urip” Bergerak ialah tanda bahwa masih adanya kehidupan, namun bukan berarti diam adalah tanda kematian karena sangat mungkin diam merupakan titik tolak pergerakan menuju yang lebih sejati dalam kehidupan makhluk, seperti para pendoa yang berdiam disepertiga malam dalam kekhusyukan… Continue Reading →
Tidak memilih adalah pilihan Hawa dingin dan jalur yang gelap tidak menyurutkan jamaah ketika harus bertandang maiyahan di desa sidomukti kecamatan mayang kabupaten mayang. Jalan yang rusak parah entah karena tidak ada perhatian atau sengaja ada pembiaran dari pemerintah daerah… Continue Reading →
Tidak Memilih adalah Pilihan Demokrasi adalah perawan suci yang yatim piatu, nasabnya belum pernah jelas namun ia memerdekakan manusia sepenuhnya. sebagian manusia membutuhkan kesucian demokrasi, sebagian lain demokrasi sebagai tempat berlindung, sebagian juga demokrasi dijadikan ekploitasi dan sebagian besar manusia… Continue Reading →
Entah siapa yang punya ide dan berani menjadi pemrakarsa: tiga anak muda milenial itu seperti sengaja mempermainkan Simbah. “Mbah”, kata Beruk. “Ya?”, Simbah merespons. “Uksakka itu apa?” “Uksakka… Apa itu?” “Lho saya yang tanya, Mbah, kok malah Njenengan bertanya balik”… Continue Reading →
Tulisan ini saya bikin dengan mencuri waktu di sela-sela forum, menyelinap beberapa momentum untuk bisa menulis. Kerja saya seperti Setan: berupaya pandai menggali peluang untuk memasukkan partikel energi dan nilainya ke pori-pori kejiwaan manusia. Dan untuk manusia di zaman ini,… Continue Reading →