Tidak Memilih adalah Pilihan
Demokrasi adalah perawan suci yang yatim piatu, nasabnya belum pernah jelas namun ia memerdekakan manusia sepenuhnya. sebagian manusia membutuhkan kesucian demokrasi, sebagian lain demokrasi sebagai tempat berlindung, sebagian juga demokrasi dijadikan ekploitasi dan sebagian besar manusia indonesia mengunakan demokrasi sebagai subversi pengkhianatan nilai.
Tidak memilih dalam pemilu yang merupakan salah satu aplikasi dari demokrasi di indonesia merupakan sesuatu yang (gak ilok) bagi sebagian masyarakat, namun bagi sebagian masyarakat tidak memilih merupaka suatu pilihan terakhir ketika tidak ada satupun sesuatu yang pantas mereka pilih.
Berdasarkan beberapa pemilu yang sudah berlalu dan sowan ke beberapa sesepuh penulis jika boleh mengambil kesimpulan bahwa demokrasi di indonesia masih perawan suci yang tidak di temani oleh beberapa disiplin ilmu sehingga seakan-akan demokrasi di indonesia berjalan sendirian, maka dari itu demokrasi tetap harus ada kritisi agar berubah dari perawan suci yang hanya di eksploitasi oleh golongan-golongan menjadi minim kemudharatan dan maksimal kemaslahatannya bagi masyarakat indonesia.(Choidar Kodrat)
penulis aktif di majelis masyarakat maiyah jembaring manah (jember),Dewan Kesenian Jember dan Jurnalis di Radar Online.id
Leave a Reply