Mateh ben, Cong ! Manusia dikarunia Tuhan berupa sikap ekspresif dalam merepon momentum, tak hanya untuk urusan yang skalanya besar, perihal kesandung saja manusia menghadirkan sikap yang ekspresif. Salah satunya ialah “meng-(kata-kata)-i“, seperti “Mateh ben, Cong!”. Dalam terjemahan kasarnya berarti… Continue Reading →