Secara makna bebas, mukasyafah itu bisa dimaknai sebagai penyingkapan
terhadap sesuatu yang abstrak dan terselubung, yakni sebuah hal yg menjadi misteri
dan rahasia. memang tepat jika masa depan dimaknai sebagai sesuatu yg tidak bisa
dilihat karena masih menjadi rahasia, tapi walau begitu masih ada celah untuk
“diintip”.
Jika memaknai waktu adalah sebuah entitas yg linear, kita akan susah
membayangkan hal itu, atau setidaknya kita akan terjebak pada teori fisika kuantum
dan segala pranata ilmunya tentang ruang-waktu yg bersinggungan dengan urusan
gravitasi dan cahaya. Namun, jika memaknai waktu bersifat linear dan siklikal, tidak
tidak akan kaget karena pada ayat berikut.
Hal ini tercantum dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala berfirman:
َوَي ْس ِ اب َت ْع ِجلُوَن َك
َعذَ
ٱلْ
ب ن ِ
ُي ْخ َول لِ َف َ
ٱ َو ْعَدهُۥۚ َّن هَّللُ
َوِإ َيْو ًما ِعنَد َرِّب َك ِف ِإ
لْ
َت ُعُّد َس ِّمَّما َون َن ٍة َكَأ
Artinya: “Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut
perhitunganmu.” (QS. Al Hajj: 47)
Dalam QS. As-Sajadah ayat 5 yang berbunyi:
ُيَدِّب ُر ْمَر
ٱ ِمَن ٱل َّس َمٓا ِء ى َأْل
لَ
ِإ ْر ِض ِإ
َأْل
َّم ٱ
ث َي ْع ُر ُج ْي ِه ُ
لَ
ِإ ِفى ِإ
َد ُ ارهُ َك ۥٓ َيْوم ا َن ٍ
ِمق َف ْ
لْ
َأ َسَن ٍة ِّمَّما َت ُعُّد َون َأ
Artinya: “(Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik
kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut
perhitunganmu. ”(Q.S. As-Sajadah: 5)
Dalam ayat suci yg lain juga ada penjelasan tentang akhir zaman, tentang perang
terakhir dimana gunung juga berhamburan seperti bulu bulu terbang. Dalam
peradaban jawa juga disampaikan di ramalan jayabaya tentang keadaan sosial
masyarakat akhir zaman. Dimana keduanya memiliki kesamaan pada sebuah
kesimpulan bahwa dunia ini makin tidak teratur.
Prediksi masa depan adalah proses memperkirakan apa yang mungkin terjadi di
masa depan. Ini adalah aktivitas yang telah dilakukan oleh manusia selama
berabad-abad, dan ada banyak metode yang berbeda yang telah digunakan untuk
memprediksi masa depan. Masa depan adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi
dengan pasti. Namun, dengan menggunakan data historis, intuisi, dan alat, kita
dapat membuat prediksi yang lebih akurat tentang apa yang mungkin terjadi di masa
depan. Salah satu skenario masa depan yang paling mengkhawatirkan adalah dunia
distopia. Dunia distopia adalah dunia yang dilanda oleh kemiskinan, kelaparan,
penyakit, perang, dan kekerasan. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan
dunia distopia, termasuk perubahan iklim, kecerdasan buatan, dan ketidaksetaraan.
Jika kita ingin menghindari dunia distopia, kita perlu mengambil tindakan sekarang.
Kita perlu bekerja untuk mengatasi masalah-masalah yang dapat menyebabkan
dunia distopia, dan kita perlu menciptakan masa depan yang lebih baik untuk semua orang.
Leave a Reply