Majelis Maiyah Jember

Author

admin

Desa Mowo Coro

”DESO MOWO CORO” (NEGORO NOTO OPO?) “Deso mowo coro, negoro mowo toto” adalah sebuah pribahasa jawa yang kurang lebih memiliki arti “desa memiliki adat, negara memiliki aturan/hukum”. Jika diartikan agak mendalam bahwa desa memiliki tradisi budayanya masing-masing, memiliki kondisi budaya… Continue Reading →

La tahzan, Aku nang mburimu (Reportas)

Diskusi diselenggarakan pada hari sabtu 21 September 2019 di Sanggar Baca Umpus, desa Biting, kecamatan Arjasa, Jember. Pada pukul 21.00 WIB, Cak Panut sebagai tuan rumah, juga sekaligus koordinator simpul Maiyah di kabupaten Jember (Jembaring Manah) membuka acara dengan tawassul… Continue Reading →

La Tahzan! Aku Nang Mburimu!

Melanjutkan apa yang sudah diperdalam, diperluas dan diperinci terkait hadiah Simbah untuk anak-cucunya selama tiga bulan. Dibulan lalu kiya telah mulai melakukan analisa terkait identitas dan personalitas. Seperti yang telah dikupas sebelumnya maiyah ialah jalan kenabian dimana dalam hal ini… Continue Reading →

Siap(a)Kah Kamu ? (Reportase)

Masih terasa semangat hari Kemerdekaan, berkumpul kembali dalam gelombang cinta, kemesraan dan paseduluran Jembaring manah. Sabtu, 24 Agustus 2019 di pelataran Masjid Jalaludin Rumi, Jl. Selamet Riyadi no.168 Jember. Mengawali acara sinau bareng dengan tawasulan menyatukan energi untuk meraih rahmat… Continue Reading →

Siap(a)kah Kamu ? (Prolog Agustus 2019)

Be your self ! Jargon lama yang perlu penelaahan ulang, mengurai makna, menarik kembali asal usul kata, mempertanyaan urgenitas kenapa harus menjadi diri sendiri, lantas apa korelasi untuk kedepannya. Simbah, berulang mengingatkan agar terus mencari jati diri. Karena perjuangan cacing… Continue Reading →

Kagem Simbah

Sudah 20 tahun lebih engkau berkelana mbah.Ribuan titik telah egkau singahi,perkotaan, pedesaan dan gang sempit. Samudra cinta mu begitu luas. Air kehidupan mu tak pernah kering untuk kami anak cucumu yang haus dahaga akan cinta dan kasih. Engkau meloncat dari… Continue Reading →

Sang Asing (Reportase)

Malam itu semenjak ba’da isya sedulur maiyah sudah banyak yang tiba di teras Baladika tempat maiyah yang akan berlansung. Beberapa ada yang membuat api unggun untuk menghangatkan badan yang memag cuaca saat itu cenderung dingin. Bulan ini Jembaring Manah mengangkat… Continue Reading →

Sang Asing (Prolog Juli 2019)

Sang Asing Hari itu menjelang adzan magrib di kediaman Cak Panut, beliau menyampaikan keresahan yang selama ini ia rasakan tentang berbagai hal yang ada. Baik mengenai sistem politik, kehidupan bersosial, pemilihan umum, keber-agamaan, kesehatan masyarakat dan proses pendidikan dalam lingkup… Continue Reading →

Kabut Kasunyatan

Dalam kegelapan terbuka tabir pahit kenyataan Begitu dalam jiwa terombang ambing kepalsuanKetika semua orang menjalankan mimpinya Saat itulah terungkap kepalsuan nyata Tetapi para kekasih terbangun Mengungkap kenyataan Bahwa ternyata kita fana Hampir seluruhnya tidak ada Menatap ke belakang, api membakar… Continue Reading →

Panggung Dolanan Umpus, Belajar, Bermain dan Bergembira Bersama

Menjelang magrib bocah-bocah kecil banyak berlarian di rumah yang dijadikan Sanggar Baca Umpus. Sebagian dari mereka sudah mengenakan kostum yang akan ditampilkan diacara Panggung Dolanan pukul tujuh malam. Ada yang mengenakan kebaya, ada yang berbusana bak sakera dengan baju khas… Continue Reading →

© 2026 Jembaring Manah — Powered by WordPress

Theme by Anders NorenUp ↑