Sudah 20 tahun lebih engkau berkelana mbah.
Ribuan titik telah egkau singahi,perkotaan, pedesaan dan gang sempit.
Samudra cinta mu begitu luas. Air kehidupan mu tak pernah kering untuk kami anak cucumu yang haus dahaga akan cinta dan kasih.
Engkau meloncat dari satu titik ke titik lain. Pergerakanmu tidak terdeteksi oleh ruang dan waktu.
Engkau Pengendara angin,
jiwa mu tulus iklas untuk kami anak cucumu.

Engkau tak pernah lelah menebar cinta kasih Allah dan Kanjeng Nabi Muhammad.
Engkau membawa kami ke punca cinta dan kasih kerinduan.
Tak peduli seberapa hinaan dan cacian yang di lontarkan kepadamu.
Tetapi engkau tetap membalasnya dengan cinta.
Mbah maafkan aku, kami anak cucumu yang sering merepotkan mu .
Hidup mu telah di wakafkan kepada kami.
Menemani kami di plosok plosok kesunyian. Semngatmu tak pernah padam,
api cinta mu terus berkobar.
Hanya spercik untaian doa untuk engkau dari aku, kami semua anak cucumu.
Jember, 11 Agustus 2019
Jembaringmanah
Leave a Reply